pengertian membaca menurut para ahli

Kata Pengantar

Halo, selamat datang di Esadayalestari.co.id.

Membaca merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki oleh setiap orang, terutama di era digital seperti sekarang ini. Dengan membaca, kita dapat memperoleh informasi, memperluas pengetahuan, mengembangkan imajinasi, dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami apa pengertian membaca yang sebenarnya.

Dalam artikel ini, kita akan mengulas pengertian membaca menurut para ahli. Kami akan membahas kelebihan dan kekurangan dari setiap definisi, serta menyajikan tabel yang berisi rangkuman informasi.

Pendahuluan

Membaca adalah proses kognitif yang kompleks yang melibatkan pengenalan, pemahaman, dan interpretasi simbol tertulis. Proses ini melibatkan beberapa keterampilan, seperti pengenalan kata, pemahaman kosakata, dan kemampuan berpikir kritis.

Tujuan membaca dapat bervariasi, tergantung pada konteksnya. Misalnya, kita membaca untuk memperoleh informasi, mempelajari sesuatu yang baru, mendapatkan kesenangan, atau hanya untuk mengisi waktu luang. Apa pun tujuannya, membaca merupakan kegiatan penting yang bermanfaat bagi perkembangan intelektual dan pribadi kita.

Meskipun definisi membaca mungkin berbeda-beda menurut para ahli, namun terdapat beberapa elemen umum yang dapat ditemukan dalam setiap definisi. Elemen-elemen tersebut meliputi:

  1. Pengenalan simbol tertulis
  2. Pemahaman makna simbol
  3. Interpretasi makna simbol yang dibaca

Selain elemen-elemen umum tersebut, beberapa ahli juga menekankan aspek-aspek lain dari membaca, seperti tujuan membaca, tingkat pemahaman, dan dampak membaca terhadap pembaca.

Pengertian Membaca Menurut Para Ahli

1. UNESCO

Menurut UNESCO, membaca adalah “proses memahami makna dari bahan tertulis melalui proses pengenalan simbol tertulis dan pemahaman makna simbol tersebut.” Definisi ini menekankan pada aspek pengenalan dan pemahaman simbol tertulis.

2. Tarigan

Tarigan (2008) mendefinisikan membaca sebagai “proses menafsirkan lambang-lambang tertulis atau tercetak yang mewakili gagasan-gagasan, pikiran-pikiran, atau perasaan-perasaan.”. Definisi ini menekankan pada aspek interpretasi simbol tertulis.

3. Smith

Smith (1971) berpendapat bahwa membaca adalah “proses pemberian makna terhadap bahan tertulis.” Definisi ini menekankan pada aspek tujuan membaca, yaitu untuk memperoleh makna dari bahan tertulis.

4. Goodman

Goodman (1967) menyatakan bahwa membaca adalah “proses psikolinguistik yang melibatkan interaksi antara pembaca dan teks.” Definisi ini menekankan pada aspek kognitif membaca, yaitu bagaimana pembaca memproses dan memahami informasi tertulis.

5. Anderson et al.

Anderson et al. (1985) mendefinisikan membaca sebagai “proses membangun makna dari teks tertulis.” Definisi ini menekankan pada aspek pemahaman, yaitu bagaimana pembaca mengkonstruksi makna dari bahan tertulis.

6. Pikulski dan Chard

Pikulski dan Chard (2002) mengatakan bahwa membaca adalah “proses aktif mengkonstruksi makna dari teks tertulis.” Definisi ini menekankan pada aspek aktif dan konstruktif membaca, yaitu bagaimana pembaca berinteraksi dengan teks untuk membangun pemahaman.

7. International Reading Association (IRA)

IRA (2019) mendefinisikan membaca sebagai “proses yang melibatkan pemahaman makna dari bahan tertulis melalui proses kognitif yang terampil.” Definisi ini menggabungkan beberapa aspek dari definisi-definisi sebelumnya, menekankan pada pemahaman, keterampilan kognitif, dan proses kognitif yang terlibat dalam membaca.

Kelebihan dan Kekurangan Pengertian Membaca Menurut Para Ahli

Kelebihan

Setiap definisi membaca memiliki kelebihannya masing-masing. Definisi UNESCO menekankan pada aspek dasar membaca, yaitu pengenalan dan pemahaman simbol tertulis. Definisi Tarigan menekankan pada aspek interpretasi, yang merupakan aspek penting dalam proses membaca.

Definisi Smith menekankan pada tujuan membaca, yang menjadi motivasi pembaca dalam melakukan aktivitas membaca. Definisi Goodman menekankan pada aspek kognitif membaca, yang menjelaskan bagaimana pembaca memproses dan memahami informasi tertulis.

Definisi Anderson et al. menekankan pada aspek pemahaman, yang merupakan hasil akhir dari proses membaca. Definisi Pikulski dan Chard menekankan pada aspek aktif dan konstruktif membaca, yang menggambarkan bagaimana pembaca berinteraksi dengan teks.

Definisi IRA menggabungkan beberapa aspek dari definisi-definisi sebelumnya, sehingga memberikan pemahaman yang komprehensif tentang proses membaca.

Kekurangan

Meskipun memiliki kelebihan, setiap definisi membaca juga memiliki kekurangan. Definisi UNESCO terlalu sempit, karena hanya menekankan pada aspek pengenalan dan pemahaman simbol tertulis.

Definisi Tarigan terlalu umum, sehingga tidak memberikan penjelasan yang jelas tentang proses membaca. Definisi Smith terlalu subjektif, karena berfokus pada tujuan pembaca, yang dapat bervariasi.

Definisi Goodman terlalu teknis, karena menekankan pada aspek kognitif membaca, yang sulit dipahami oleh awam. Definisi Anderson et al. terlalu abstrak, karena tidak memberikan penjelasan yang spesifik tentang proses membaca.

Definisi Pikulski dan Chard terlalu sempit, karena hanya menekankan pada aspek aktif dan konstruktif membaca. Definisi IRA terlalu panjang, sehingga sulit dipahami oleh awam.

Tabel Pengertian Membaca Menurut Para Ahli

Ahli Definisi Kelebihan Kekurangan
UNESCO Proses memahami makna dari bahan tertulis Menekankan aspek dasar membaca Terlalu sempit
Tarigan Proses menafsirkan lambang-lambang tertulis Menekankan aspek interpretasi Terlalu umum
Smith Proses pemberian makna Menekankan tujuan membaca Terlalu subjektif
Goodman Proses psikolinguistik Menekankan aspek kognitif Terlalu teknis
Anderson et al. Proses membangun makna Menekankan aspek pemahaman Terlalu abstrak
Pikulski dan Chard Proses aktif mengkonstruksi makna Menekankan aspek aktif dan konstruktif Terlalu sempit
IRA Proses melibatkan pemahaman makna Menggabungkan beberapa aspek Terlalu panjang

FAQ

  1. Apa saja aspek utama membaca menurut para ahli?

    Menurut para ahli, aspek utama membaca meliputi pengenalan simbol tertulis, pemahaman makna simbol, dan interpretasi makna simbol yang dibaca.

  2. Bagaimana tujuan membaca memengaruhi definisi membaca?

    Tujuan membaca memengaruhi definisi membaca karena dapat menekankan aspek-aspek tertentu dari proses membaca, seperti memperoleh informasi, mempelajari sesuatu yang baru, atau mendapatkan kesenangan.

  3. Apa pentingnya memahami berbagai definisi membaca?

    Memahami berbagai definisi membaca penting karena membantu kita memahami kompleksitas proses membaca dan aspek-aspek yang terlibat di dalamnya.

  4. Apakah definisi membaca yang paling komprehensif?

    Definisi membaca yang paling komprehensif adalah yang menggabungkan berbagai aspek proses membaca, seperti pengenalan, pemahaman, interpretasi, tujuan, dan dampak membaca.

  5. Bagaimana teknologi memengaruhi definisi membaca?

    Teknologi memengaruhi definisi membaca dengan memperkenalkan format membaca baru, seperti membaca digital dan multimedia, yang memerlukan keterampilan membaca yang berbeda.

  6. Apa dampak membaca terhadap perkembangan kognitif?

    Membaca memiliki dampak positif terhadap perkembangan kognitif dengan meningkatkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan memori.

  7. Bagaimana cara meningkatkan keterampilan membaca?

    Keterampilan membaca dapat ditingkatkan dengan praktik membaca secara teratur, membaca berbagai jenis teks, dan menggunakan berbagai strategi membaca.

  8. Apa saja tantangan dalam pengajaran membaca?

    Tantangan dalam pengajaran membaca meliputi keragaman tingkat keterampilan membaca siswa, ketersediaan sumber daya, dan kurangnya motivasi membaca pada beberapa siswa.

  9. Bagaimana peran orang tua dalam mendukung keterampilan membaca anak?

    Orang tua dapat mendukung keterampilan membaca anak dengan membacakan untuk anak, menyediakan akses ke bahan bacaan, dan mendorong anak untuk membaca secara teratur.

  10. Apa pentingnya membaca dalam kehidupan sehari-hari?

    Membaca penting