definisi negosiasi menurut para ahli

Kata Pengantar

Halo, selamat datang di Esadayalestari.co.id. Pernahkah Anda penasaran dengan definisi negosiasi yang sebenarnya? Dalam dunia bisnis dan kehidupan sehari-hari, negosiasi memegang peranan krusial dalam mencapai kesepakatan yang memuaskan semua pihak. Untuk memahami lebih dalam tentang konsep ini, mari kita telusuri definisi negosiasi menurut para ahli.

Pendahuluan

Negosiasi merupakan proses komunikasi dua arah yang melibatkan dua pihak atau lebih dengan tujuan mencapai kesepakatan bersama yang dapat diterima oleh semua pihak. Proses ini melibatkan pertukaran informasi, tawar-menawar, dan upaya untuk menemukan solusi yang menguntungkan kedua belah pihak. Definisi negosiasi yang dikemukakan oleh para ahli beragam, masing-masing memberikan perspektif unik tentang proses ini.

Salah satu definisi umum berasal dari Roger Fisher dan William Ury, pakar negosiasi terkenal, yang mendefinisikan negosiasi sebagai “proses di mana dua pihak atau lebih bertukar barang atau jasa dan mencoba menyepakati persyaratan pertukaran secara damai.” Definisi ini menekankan pada aspek pertukaran dan upaya untuk mencapai kesepakatan secara damai.

Ahli negosiasi lainnya, Lawrence Susskind, mendefinisikan negosiasi sebagai “interaksi yang direncanakan di mana pihak-pihak yang berkepentingan dan terikat secara hukum mencari cara untuk mengatasi konflik mereka dengan cara yang saling menguntungkan dan berkelanjutan.” Definisi ini menyoroti pentingnya perencanaan dan kebutuhan untuk mengatasi konflik secara berkelanjutan.

Selain definisi umum, para ahli juga memberikan perspektif spesifik tentang aspek-aspek tertentu dari negosiasi. Misalnya, ahli komunikasi Ronald Adler dan Jeanne Britt mendefinisikan negosiasi sebagai “komunikasi yang dirancang untuk mencapai tujuan melalui daya tarik, tawar-menawar, atau tatanan ketika pihak-pihak memiliki kepentingan yang berbeda tetapi saling bergantung.” Definisi ini menekankan pada penggunaan komunikasi yang efektif dalam negosiasi.

Sedangkan ahli manajemen konflik Kenneth Cloke dan Joan Goldsmith mendefinisikan negosiasi sebagai “proses di mana pihak-pihak yang mempunyai kepentingan yang berbeda atau berlawanan berusaha untuk menemukan solusi yang dapat diterima secara bersama.” Definisi ini menyoroti pentingnya mengatasi perbedaan kepentingan dalam negosiasi.

Para ahli juga memberikan definisi yang berfokus pada hasil negosiasi. Misalnya, ahli hukum George Cohen mendefinisikan negosiasi sebagai “proses pertukaran konsesi dua arah untuk mencapai kesepakatan yang dapat diterima.” Definisi ini menekankan pada sifat konsesi dalam negosiasi dan kebutuhan untuk mencapai kesepakatan yang dapat diterima.

Secara keseluruhan, definisi negosiasi yang dikemukakan oleh para ahli memberikan pemahaman komprehensif tentang proses ini. Definisi-definisi ini menyoroti aspek-aspek penting seperti pertukaran, perencanaan, penanganan konflik, komunikasi, perbedaan kepentingan, konsesi, dan hasil kesepakatan. Dengan memahami definisi-definisi ini, kita dapat memiliki landasan yang kuat untuk memahami dan terlibat dalam negosiasi secara efektif.

Kelebihan dan Kekurangan Definisi Negosiasi Para Ahli

Setiap definisi negosiasi yang dikemukakan oleh para ahli memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan dari beberapa definisi yang umum digunakan:

Kelebihan Definisi Roger Fisher dan William Ury

Kelebihan:

  • Menekankan pada aspek pertukaran dalam negosiasi.
  • Meng強調 pentingnya mencapai kesepakatan secara damai.
  • Mudah dipahami dan diterapkan.

Kekurangan:

  • Terlalu umum dan tidak mencakup aspek-aspek tertentu dari negosiasi.
  • Tidak mempertimbangkan potensi konflik dalam negosiasi.

Kelebihan Definisi Lawrence Susskind

Kelebihan:

  • Menyoroti pentingnya perencanaan dalam negosiasi.
  • Menekankan kebutuhan untuk mengatasi konflik secara berkelanjutan.
  • Mempertimbangkan aspek hukum dalam negosiasi.

Kekurangan:

  • Terlalu panjang dan kompleks.
  • Tidak fokus pada aspek-aspek praktis negosiasi.

Kelebihan Definisi Ronald Adler dan Jeanne Britt

Kelebihan:

  • Menekankan pada penggunaan komunikasi yang efektif dalam negosiasi.
  • Memberikan pemahaman tentang berbagai taktik negosiasi.
  • Mudah diterapkan dalam situasi negosiasi yang sebenarnya.

Kekurangan:

  • Tidak mempertimbangkan aspek-aspek legal atau etika negosiasi.
  • Kurang fokus pada hasil negosiasi.

Kelebihan Definisi Kenneth Cloke dan Joan Goldsmith

Kelebihan:

  • Menyoroti pentingnya mengatasi perbedaan kepentingan dalam negosiasi.
  • Memberikan panduan praktis untuk mengatasi konflik.
  • Meng強調 pentingnya menemukan solusi yang dapat diterima bersama.

Kekurangan:

  • Tidak memberikan detail tentang proses negosiasi itu sendiri.
  • Terlalu fokus pada aspek penyelesaian konflik.

Kelebihan Definisi George Cohen

Kelebihan:

  • Menekankan pada sifat konsesi dalam negosiasi.
  • Menentukan pentingnya mencapai kesepakatan yang dapat diterima.
  • Memberikan pemahaman yang jelas tentang hasil negosiasi.

Kekurangan:

  • Tidak mencakup aspek-aspek non-konsesi negosiasi.
  • Terlalu sempit dan hanya berfokus pada hasil.

Dengan memahami kelebihan dan kekurangan setiap definisi, kita dapat memilih definisi yang paling sesuai dengan tujuan dan konteks negosiasi yang kita hadapi.

Tabel: Definisi Negosiasi Menurut Para Ahli

Ahli Definisi Negosiasi
Roger Fisher dan William Ury Proses di mana dua pihak atau lebih bertukar barang atau jasa dan mencoba menyepakati persyaratan pertukaran secara damai.
Lawrence Susskind Interaksi yang direncanakan di mana pihak-pihak yang berkepentingan dan terikat secara hukum mencari cara untuk mengatasi konflik mereka dengan cara yang saling menguntungkan dan berkelanjutan.
Ronald Adler dan Jeanne Britt Komunikasi yang dirancang untuk mencapai tujuan melalui daya tarik, tawar-menawar, atau tatanan ketika pihak-pihak memiliki kepentingan yang berbeda tetapi saling bergantung.
Kenneth Cloke dan Joan Goldsmith Proses di mana pihak-pihak yang mempunyai kepentingan yang berbeda atau berlawanan berusaha untuk menemukan solusi yang dapat diterima secara bersama.
George Cohen Proses pertukaran konsesi dua arah untuk mencapai kesepakatan yang dapat diterima.

FAQ

  • Apa tujuan utama dari negosiasi?
    Tujuan utama negosiasi adalah untuk mencapai kesepakatan yang dapat diterima oleh semua pihak yang terlibat.
  • Apa saja elemen dasar negosiasi?
    Elemen dasar negosiasi meliputi pihak yang terlibat, kepentingan mereka, masalah yang dinegosiasikan, dan solusi yang dapat diterima.
  • Apa saja gaya negosiasi yang umum?
    Beberapa gaya negosiasi yang umum meliputi negosiasi kolaboratif, kompetitif, kompromi, dan penghindaran.
  • Apa saja faktor yang mempengaruhi hasil negosiasi?
    Faktor yang mempengaruhi hasil negosiasi meliputi kekuatan tawar-menawar, persiapan, komunikasi, dan hubungan antara pihak-pihak yang terlibat.
  • Apa saja teknik negosiasi yang efektif?
    Beberapa teknik negosiasi yang efektif meliputi persiapan yang matang, mendengarkan secara aktif, mengajukan pertanyaan yang tepat, dan membangun hubungan yang kuat.
  • Apa saja hambatan umum dalam negosiasi?
    Hambatan umum dalam negosiasi meliputi kesalahpahaman, perbedaan budaya, ego, dan tekanan waktu.
  • Bagaimana cara mengatasi kebuntuan dalam negosiasi?
    Beberapa cara untuk mengatasi kebuntuan dalam negosiasi meliputi mengidentifikasi akar masalah, mengambil jeda, mencoba pendekatan yang berbeda, dan melibatkan pihak ketiga.
  • Apa pentingnya etika dalam negosiasi?
    Etika dalam negosiasi sangat penting untuk membangun kepercayaan, memelihara hubungan, dan